Penyelenggaraan Pendidikan

1. Pelaksanaan kuliah dilakukan sesuai dengan kelas.

      Jenis Kelas                      Hari                                      Pukul                                
 Kelas Pagi  Senin-Rabu  08.00 - 12.00
 Kelas Sore  Senin-Rabu  16.00 - 20.00
 Kelas Weekend  Sabtu  08.00 - 18.00

 

 

 

 

 

2. Beban dan Masa Studi

Beban studi untuk pendidikan magister (S2) ditetapkan 40 SKS yang diharapkan dapat ditempuh selama 8 semester (4 tahun). Mahasiswa diwajibkan menulis karya ilmiah berupa Tesis untuk dapat menyelesaikan  studinya. Mahasiswa diberi batas waktu penyelesaian masa studi paling lama 10 semester (5 tahun) dan bilamana tidak dapat  menyelesaikan sampai batas tersebut maka dengan sendirinya mahasiswa dinyatakan drop out (DO).

 

3. Kartu Rencana Studi (KRS)

Untuk dapat mengikuti perkuliahan atau kegiatan akademik lainnya (termasuk seminar proposal, seminar hasil dan ujian tesis) mahasiswa wajib mengisi formulir Kartu Rencana Studi (KRS) dan mengembalikannya kepada Bagian Akademik sesuai kalender akademik. KRS ditandatangani oleh Ketua Program Studi dan atau Dosen Pembimbing serta diserahkan pada tiap-tiap bagian sesuai dengan petunjuk di KRS. Pengembalian KRS tidak boleh dititip. KRS akan dijadikan landasan bagi Program Studi Magister Ilmu Hukum untuk menerbitkan nama mahasiswa ke dalam Dafar Hadir Kuliah, Penerbitan DPNA serta KHS Mahasiswa.

 

4. Kartu Perubahan Rencana Studi (KPRS)

Karena sesuatu dan lain hal, mahasiswa diperbolehkan merubah mata kuliah dengan cara mengisi formulir Kartu Perubahan Studi (KPRS). Pengajuan perubahan mata kuliah hanya diperbolehkan paling lambat 3 minggu setelah kuliah berjalan. Tata cara pengisian KPRS dilakukan seperti pengisian KRS. Setelah melewati masa 3 minggu, perubahan rencana studi harus melalui persetujuan Ketua Program Studi.

 

5. Penilaian Hasil Belajar

Penilaian keberhasilan studi dilakukan dengan maksud untuk mengukur pencapaian terhadap tujuan yang telah dirumuskan dalam kurikulum. Penilaian dilakukan melalui penyelenggaraan ujian tertulis ataupun lisan. Ujian dilakukan secara onyektif dan untuk memperoleh penilaian yang benar, perlu diselenggarakan ujian lebih dari satu kali, berupa kuis , ujian tengah semester (ujian mid semester), dan ujian akhir semester (UAS). Setelah mendapat penilaian berkas-berkas ujian tertulis agar dikembalikan kepada mahasiswa dan nilai-nilai hasil ujian diumumkan secara terbuka kepda mahasiswa.

 

6. Ketentuan Nilai TOEFL

Bagi mahasiswa angkatan Tahun 2009 dan seterusnya yang akan menempuh ujian tesis agar lulus nilai TOEFL Prediction dari Lembaga Bahasa Unsri atau lembaga bahasa lain yang disahkan oleh Lembaga Bahasa Unsri yang dipersyaratkan oleh program studi yaitu 450.

 

BERITA TERBARU

BEASISWA

DEKAN

Tags Cloud

FLASH NEWS